Dasar Pemikiran

Proses globalisasi dan perubahan sosial yang cepat yang ditandai oleh banjirnya arus informasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dalam banyak hal, telah secara luas mempengaruhi kehidupan dan perilaku masyarakat. Pengaruh tersebut, tidak hanya terlihat pada adanya respons berupa usaha modernisasi pemikiran di bidang tertentu, tapi juga pada muncul dan tenggelamnya institusi-institusi kemasyarakatan dan kenegaraan.

Secara sosiologis, ada hubungan saling mempengaruhi antara perubahan sosial dan pemahaman serta perilaku sosial. Dengan kata lain, interaksi ini menunjukkan adanya hubungan resiprokal antara modernisasi dan realitas sosial sebagai kenyataan empiris di mana masyarakat memanifestasikan dirinya. Pemahaman masyarakat, dengan demikian tidak bisa hanya dilihat dari dimensi ideal-doktrinal, tetapi juga dari cara ia diinternalisasikan secara kultural dan diimplementasikan di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Salah satu indikator untuk memahami interaksi tersebut adalah melalui institusi-institusi (lembaga dan pranata) sosial. Lembaga dan pranata sosial dapat dilihat sebagai ekspresi dari kehadiran doktrin/ajaran yang mereka yakini dan, secara fungsional, berfungsi membentuk sistem sosial dan mendukung proses pembangunan. Karena fungsi inilah, pembangunan tidak perlu dilihat sebagai sesuatu yang terpisah (inseparable) dari doktrin/ajaran tersebut, dan sebaliknya. Keduanya, doktrin/ajaran dan pembangunan, berhubungan secara simbiosis-mutualistis. Sebagai institusi, doktrin/ajaran dapat berperan positif dalam mendorong proses pembangunan untuk menciptakan sebuah sistem sosial yang dicita-citakan.

Manifestasi Pancasila dalam realitas sosial dalam bentuk keragaman lembaga dan pranata karenanya akan selalu menarik dan signifikan untuk dicermati. Adalah penting misalnya untuk menemukan sejauh mana lembaga-lembaga dan pranata-pranata sosial telah berfungsi membentuk struktur sosial. Eksistensi institusi-institusi itu dapat juga berfungsi menggambarkan realitas pembangunan di bidang kehidupan pada umumnya.

Dari perspektif ini, melalui program yang terencana, studi dan riset yang berkelanjutan, lahirlah pemahaman yang lebih baik atas beragamnya lembaga dan pranata sosial, persoalan-persoalan yang dihadapi, kebjiakan, strategi dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kehidupan kemasyarakatan dan cara-cara mengoptimalkan peran Pancasila dalam proses pembangunan nasional.

Diilhami oleh fenomena tersebut, himpunan kesadaran kolektif berwawasan kebangsaan membentuk organisasi PLANET INOVASI, yang secara khusus bergerak dalam ranah inovasi sosial budaya kebangsaan NKRI lewat berbagai program kajian dan riset, diseminasi dan pendampingan serta konsepsi aksi inovasi sosial budaya kebangsaan.

pin-logo-383x100